Sabtu, 11 Oktober 2025

tuyul



Di desa terpencil dan rumah kecil wanto (30th) dan ayu (25th)serta putri kecilnya yang bernama talita yang masih berusia (2th) hidup dengan keadaan yang pas-pasan.

Wanto yang bekerja sebagai buruh tani harus kehilangan pekerjaannya karena lahan yang biasa ia garap telah di jual oleh pemiliknya dan kini keluarga wanto hanya berharap pada ayu istri wanto yang bekerja sebagai tukang cuci.

1 bulan berlalu keuangan keluarga Sarmin semakin tak mencukupi.

Wanto yang sudah kesana kemari mencari pekerjaan hasilnya tetap saja nihil

Ia suah mencoba kepasar untuk menjadi kuli angkut tetap saja tidak ada karna barang lagi susah dan kuli angkut pun banyak yang nganggur.

Ketika di perjalanan pulang tiba-tiba truk pengangkut pasir membunyikan klakson dan mengagetkan wanto yang sedang berjalan.

Dan truck itu berhenti tepat di depan sarmin.

Ternyata yang turun itu bejo teman lama wanto.

"Kamu kenapa to jalan kok sambil melamun"
"Gimana kabarmu to "Ucap Bejo

"Kabarku lagi gak baik jo aku sudah kesana kemari tetap saja tidak dapat pekerjaan "Ucap wanto.

"Lah kamu bukan sedang menggarap sawahnya pak jamal" "Ucap Bejo"

"Sawahnya sudah di jual Jo buat berobat istrinya pak djarot" "Ucap wanto

"Ya Sudah kamu ikut aku saja kebetulan aku lagi kerja di proyek lagi kurang orang" "Ucap Bejo

"Wah kamu sudah jadi bos ternyata jo?" "Ucap wanto

"Bukan min aku cuma mengawasi saja alias mandor belom jadi bos to... " "Ucap Bejo"

"Ya sudah saya jalan dulu ,besok saya jemput kamu sekalian beli bahan-bahan material" "Ucap Bejo

"Oke jo Terima kasih yah hati-hati di jalan" "Ucap wanto

Kedua sahabat itupun berpisah.

Wanto yang tadi berjalan dengan gontai dan melamun kini Berjalan dengan semangat dan penuh senyum tak sabar ia ingin mengabari istrinya kalau dia besok sudah bekerja.

Sementara di rumah ayu sedang mencuci di buat kaget oleh teriakan suaminya.

"Bu Bu Bu" "Teriak wanto

"Ada apa toh mas teriak-teriak" "Ucap ayu  yang bingung

"Aku sudah dapat kerja dan besok aku berangkat" "Ucap wanto Begitu senangnya

"Syukur alhamdulillah kalo mas sudah dapat pekerjaan."

"Memangnya kerja di mana mas ? " "Tanya ayu

"Tadi aku ketemu Bejo Teman masa kecil aku dan dia sudah jadi mandor katanya sedang nyari orang buat proyeknya" "Ucap wanto

"Wah hebat kebetulan sekali yah mas" "Ucap ayu

"Iya mungkin sudah jalannya dan besok Bejo mau jemput aku sekalian beli beli peralatan katanya" "Ucap wanto.



Keesokan harinya Sarmin sudah menyiapkan barang bawaannya untuk bekerja di tas besar.

Tak lama kemudian datang Bejo dengan Truknya.

"Sudah siap semua to Barang bawaan kamu" "Tanya Bejo"

"Sudah ini di tas" Ucap wanto dengan menunjukkan tas bawaannya

"Kamu bawa baju banyakan kamu mungkin pulang seminggu sekali bahkan bisa sebulan sekali gak mungkin bisa pulang pergi" "Ucap Bejo mencoba menjelaskan"

"Lah terus aku tidur dimana?" "Tanya wanto

"Tenang ada mess kok di sana lagi pula kita kerja di kota proyek nya bukan bangun rumah kecil" "Ucap Bejo menjelaskan

"Okelah aku ambil baju lagi" "Ucap wanto

Wanto lalu kembali kedalam untuk mengambil baju lagi dan ayu keluar untuk memberikan kopi untuk Bejo.

"Kopi nya mas di minum" "Ucap ayu

"Oh Iyah makasih" "Ucap Bejo sambil mengambil gelas kopi

Tak lama wanto pun keluar dengan barang yang lebih banyak.

"Udah to ayo nanti keburu siang" "Tegas Bejo

"Habiskan dulu kopi mu jo" "Ucap Sarmin

Bejo pun lalu mengambil gelas dan menghabiskannya.

Sementara Sarmin berpamitan dengan ayu dan anaknya

"Bapak pergi kerja dulu yah kamu jangan nakal jagain ibu yah "Ucap wanto kepada anaknya talita yg baru berusia 2th

"Mas pergi dulu yah kamu baik-baik di rumah" "Ucap wanto kepada istrinya"

"Iya mas hati-hati kerjanya" "Ucap Ayu Sambil menciun tangan suaminya

"Ayo jo aku sudah siap" "Ucap Wanto 

Bejo berjalan menuju truknya di ikuti oleh 
Wanto 

Perpisahan begitu hangat Ayu dan anaknya melambaikan tangan ketika trus mulai berjalan.


Didalam perjalan kedua teman masa kanak-kanak itu saling berbagi cerita sampai mereka tak terasa sudah sampai di sebuah rumah yang menjadi mess tempat kerjanya.

"Kamu taruh barang-barangmu itu ada lemari kosong" "Ucap Bejo

"Oh oke jo" "Ucap Wanto sambil menaruh tas bawaannya"

Sudah selesai menaruh barang bawaan Wanto mereka pun berangkat ke tempat kerja dan mulai bekerja.

Sementara di rumah Ayu sibuk dengan kerjaannya yaitu mencuci dan menyetrika.

Tak terasa sudah 1 minggu bekerja Wanto mendapatkan gaji.

"To ini gajian seminggu kamu" "Ucap Bejo sambil memberi uang

"Wah makasih banyak jo" "Ucap Wanto sambil menerima uang

"Kalo gitu saya mau pulang dulu ngasih uang ini ke istri anak saya dulu" "Ucap Sarmin"

"Ya sudah kamu pulang dulu kasih uang ini besok-besok pulang nya sebulan sekali saja atau dua minggu sekali, jadi kamu ada penganan uang buat kamu makan atau ngopi di sini" "Ucap Bejo menjelaskan


Wanto pun pulang dengan naik angkutan umum yang beritahukan bejo dan tak lupa mampir ke pasar untuk membelikan bahan makanan untuk istrinya 

Sesampainya di rumah.
"Assalamu'alaikum" "Ucap Wanto 

"Walaikumsalam" "Jawab Ayu dari dalam"

"Mas sudah pulang?" "Tanya Ayu saat membuka pintu

"Talita mana bu?" "Tanya Wanto 

"Dia sudah tidur" "Jawab Ayu sambil membuatkan kopi untuk suaminya

"Kopinya mas" "Ucap Ayu Sambil menaruh kopi di meja

"Mas sudah makan?" "Tanya Ayu

"Tidak usah mas udah makan tadi di pasar" "Ucap Wanto 

Wanto lalu berdiri memeluk ayu dari belakang

"Mas mandi dulu" "Ucap Sri

"Mas kangen sama kamu sayang" "Ucap Wanto 

Wanto pun lantas menuju kamar mandi

Selesai mandi Wanto masuk kekamar dan melihat istrinya sudah telanjang berbungkus selimut.

"Lho bajumu mana?? kenapa telanjang "Tanya Wanto 

"Tadi katanya kangen peluk-peluk aku dah siap malah nanya baju" "Ucap ayu jengkel

Wanto pun tertawa melihat istrinya yang cemberut itu.

Memang sejak talita lahir pasangan ini sudah jarang bercinta karena terlalu memikirkan keuangan keluarga yang serba kekurangan.

Dan mereka akhirnya bercinta kembali Di atas ranjang kayu mereka bermadu kasih setelah sekian lama tidak melakukannya.

"Sayang... Ayo entotin aku" Ucap ayu nakal.

Mendengar bisikan nakal ayu , wanto dengan beringasnya dia langsung mencium bibir ayu,  Dilumat habis bibir ayu oleh bibirnya.. 

" Sleerppp... Sleerpp p.... " "Mmmmhhh.... Mmmmpphhh... " Gumam mereka berdua sambil berciuman.

Tak mau membuang waktunya Tangan Wanto langsung meremasi kedua payudara besar ayu,
"Aaarhhhh... " Ayu sudah sangat basah dan bernafsu...

Dia meremas kedua payudara ayu yg besar dengan gemas sambil memilin putingnya.
'Criitt crittt .' Air susu ayu muncrat membasahi jarinya"Mmmhhhhh... Ssshhh.. " Lenguh ayu 

Lalu Wanto pun tidak mau hanya berdiam, mulutnya mulai mendekat ke arah payudara dia lanngsung melahap dan menghisap juga menjilati payudara ayu secara bergantian yg kiri dan kanan...

"Mmmhhh... Aaaahhhh.... Uuuhh… Enak sayang" Lenguh ayu berbisik di telinganya..

Setiap ayu mendesah, Wanto makin bernafsu meremas dan menghisap payudaraku.

Saat Wanto sedang menikmati payudara, Ayu mulai memasukan tangannya kedalam kolornya dan mencari penis milik Wanto 

Saat aku berhasil menyentuh penisnya, terasa penisnya sudah tegak di dalam sana.

Ayu pun mulai mengelus dan mengocok penisnya dengan perlahan..

' Slebb ..slebb ..seleb'

"Udah di buka aja ini celananya" Ucap ayu berbisik padanya.

Ayupun terus mengocok penis Wanto dengan tempo lebih cepat... "Mmmmhh.. Mmmhh… " Gumam Wanto yg sedang menghisap payudaraku saat aku mulai menaikan tempo kocokanku pada penisnya.

"Enakkk sayang... Kamu suka nete sambil aku kocokin gini.." Ucap ayu pelan menggodanya.

"Aaaahhhh... Uuhhhh.. Terusshh sayang, kenyot tetek aku, Sedot ASI nya... Aaahhh... Mmmhhhh... "Desahku Kenikmatan..

Setelah sekitar 5 menit Wanto menikmati payudara ayu sambil aku mengocok penisnya..

Ayupun kemudian mengehentikan aksinya...

Ayupun langsung melepaskan pakaianku dan langsung memelorotkan celana suaminya... Terlihat batang penis milik wanto sudah tegang... Tanpa ragu ayu langsung memasukannya kedalam mulutnya. 
"Happpp... "
 "Slurrrrppp.... Slurrpppp.... " Di kulum dan dijilat penis Wanto sambil tangan Wanto pun terus meremas dan memainkan puting payudara besar ayu. 

“Aarrghhh sayang, mulut kamu enak banget...” Desah Wanto.

"Wlokkhhhh.... Wlookhhhh... Wlokkkhh" Suara mulut ayu yg sedang naik turun memblowjob penis 

Vagina ayu sudah berdenyut dan sudah sangat basah, tanda jika ayu sudah sangat bernafsu dan ingin segera di setubuhi....

Ayu pun berhenti mengoral penisnya, kemudian merubah posisi berada tepat diatas Wanto yg sedang tiduran dan mengangkangkan kaki , lalu di pegang penisnya Wanto dan diarahkan untuk masuk ke dalam ke vaginanya..

“Ayoo yah entot bunda" ucapnya nakal 

“Iya sayang, sini aku entot kamu..” ucapnya dengan bernafsu.

Setelah kepala penisnya tepat di liang vagina , Wanto pun mendorongnya masuk.. “Bleesss... "Masuklah penis Wanto... 
"Aaaanghhh.... " di ikuti dengan erangan ayu..

Ayu pun mulai menggerakan pinggulnya naik turun di atas tubuhnya
 "Plokk... " Aaahhhh..." Plokk… aaahhhh" Bunyi benturan pantat di ikuti desahan keduanya ....

“Aaahhh… Uuuhh…. Sayang, enak banget kontol kamu sayang..” Desah ayu

“Arrghh.. Iya bunda sayanghh... Memek kamu jg enak bangett...” Desah Wanto 

"Plokk.. Plokk.. Plokk.. Plokk.. “ Suara genjotan Wanto pada vagina ayu....

“Aaahhh.. Uhhhh… Enaakhh Sayangh, Aaahhh.. terus genjot bunda sayang.... Mentokin sayang.... Aaahhhhh... Kenyot dan remes tetek bunda juga sayang... " Desah ayu sambil menyodorkan payudara besarnya ke mulut suaminya..

"Sruuppt ...sruuuptt ..Mm ..ASI kamu masih keluar aja sayang ..Mmmp ..." Wanto menyusu.

10 menit kemudian. 
"Plokkk..... Plokkkk..... Plookkkk... Plokkk..... Plokkkk..... Plookkkk... " 
“Plokkk..... Plokkkk..... Plookkkk... Plokkk..... Plokkk…" Wanto menggencangkan gejotannya, Serta ia juga menarik sedikit rambut ayu kebelakang sambil sesekali menampar pantatku.. "Plaakkk... Plaakkk.. " suara tamaparan tangannya di pantat ayu.

"Plaakkk... " Tamparan pada pantat ayu

Lalu Wanto langsung membalikan tubuh ayu tanpa melepas penisnya, Kali ini posisinya berada di atas, kemudian ia kembali menggenjot penisnya ke vagina ayu dengan cepat.

"Plokkk... Plokkkk... Plookkkk... Plokkk... Plokk…”

"PLOKK....PLOKKK..... PLOKKKK..... PLOOKKKK... PLOKKK..." Makin keras genjotan wanto.

Dan tidak lama kemudian.... 
"Aaarghhh... sayang.. kamu nikmat bangett.. Arghhh… Arrghh…" Gumam Wanto.
"Croootttt..... Croootttt.... Crottttt...... Croootttt..... " Sperma wanto pun keluar membanjiri liang vagina ayu..

Setelah itu Wanto pun ambruk diatas tubuh ayu, dan mereka pun saling bertatapan sambil tersenyum puas.

Kemudian Wanto mengecup kening dan bibir ayu... “Muachh..” “Muachh..”

Setelah persetubuhan yg sangat liar dan panas, mereka pun akhirnya memutuskan untuk istirahat dan tidur…


Tidak ada komentar:

Posting Komentar